kayangan api bojonegoro

berliandca.blogspot.com

Pahlawan Bojonegoro R.M. Soejitno

berliandca.blogspot.com

sendang grogolan,ngunut

berliandca.blogspot.com

taman nasional baluran

berliandca.blogspot.com

puisi taman sekolah

berliandca.blogspot.com

Rabu, 25 Mei 2016

PENGAWETAN TELUR MENGGUNAKAN MINYAK KELAPA

Daya simpan telur, khususnya telur ayam, amat pendek. Oleh karena itu perlu diperlakukan secara khusus jika ingin telur bisa disimpan lebih lama, apalagi bila menginginkan kondisi telur berada dalam keadaan segar. Salah satu upaya memperpanjang kesegaran telur adalah dengan mengawetkannya. Pengawetan telur segar sangat berguna dalam upaya mengatasi saat-saat harga telur tinggi. Untuk itu dicarilah upaya pengawetan telur yang mudah, sederhana, dan irit biaya.


Telur dapat bertahan lama pada suhu yang dingin, misalnya dengan menaruhnya di lemari es. Sedangkan di pedesaan, penduduk yang memiliki lemari es sangat sedikit. Apalagi pada musim kemarau, telur sulit untuk bertahan lama. Akibatnya penduduk desa kesulitan mengawetkan telur agar tetap segar. bagaimana upaya mengawetkan telur tanpa harus dimasukkan ke dalam lemari es, melalui pemanfaatan bahan-bahan yang ada di sekitar desa dengan tidak mengeluarkan banyak biaya ?
Alat dan Bahan : 1.     Telur
2.     Kapur
3.     Kelapa
4.     Parutan kelapa
5.     Panci
6.     Kertas
7.     Spidol
8.     Saringan kelapa
9.     Wajan dan susuk
10.    Kompor
11.    Minyak tanah
12.    Korek api
13.   Kuas kecil
14.   Air
15.   Wadah
16.  Minyak curah
Untuk menilai pengawetan telur ayam dilakukanlah pengujian selama 12 hari dengan melakukan perbandingan untuk menilai kesegaran telur-telur tersebut setelah beberapa hari kemudian. Perbandingan itu dengan cara mengelompokkan telur-telur tersebut ke dalam 4 kelompok, sebagai berikut :
1.     Kelompok telur I: Telur diolesi minyak curah
Telur yang akan diawetkan dicuci terlebih dahulu dan dikeringkan. Selanjutnya telur diolesi minyak curah dengan memakai kuas kecil. Setelah itu telur disimpan di tempat kering. Selama disimpan telur diusahakan tidak dipegang atau digoyang-goyang.
2.     Kelompok II: Telur diolesi dengan air kapur
Kapur diberi air dan diaduk. Telur yang akan diawetkan dicuci terlebih dahulu. Setelah itu telur diolesi air kapur dengan menggunakan kuas kecil. Pengawetan dengan air kapur ini sebagai pembanding model pengawetan lainnya, karena kita mengetahui bahwa cangkang telur terdiri dari zat kapur.
3.     Kelompok III: Telur diolesi minyak kelapa
Langkah pertama kelapa dikupas dan diparut. Selanjutnya parutannya diremas-remas sambil ditambah air secukupnya. Hasilnya adalah berupa santan. Santan itu kemudian direbus selama kurang lebih 3 jam. Setelah menjadi minyak, pisahkan minyak tersebut dari ampasnya. Tahap berikutnya ambil telur dan dicuci. Kemudian telur diolesi minyak kelapa dengan menggunakan kuas kecil. Biasanya, 1 liter minyak kelapa bisa digunakan untu mengawetkan telur sekitar 70 kg.
4.     Kelompok IV: Telur dibiarkan (tanpa diolesi apa-apa)
Setelah telur dicuci, telur disimpan di tempat kering. Selama proses penyimpanan telur tidak boleh dipegang ataupun digoyang.
Dari hasil pengamatan, diperoleh hasil bahwa telur ayam yang diolesi minyak kelapa dapat bertahan kesegarannya selama 2 bulan atau 8 minggu. Sedangkan telur yang diolesi minyak curah bagian kuning telur sudah tidak utuh, membusuk, dan berbau.
Untuk telur yang diolesi air kapur, kuning telurnya tidak utuh, busuk, terdapat banyak belatung, dan berbau. Demikian pula pada telur yang dibiarkan (tanpa diolesi) kesegarannya hanya bertahan 1 minggu, setelah itu kuning telurnya sudah tidak utuh, busuk, terdapat banyak belatung, dan berbau.

Contoh Surat Pembaca

Budaya Antre Yang Mulai Menghilang

Pada minggu, 28 desember 2014. Saya pergi ke tukang cukur untuk memotong rambut saya yang mulai panjang. Saya memotong rambut di jl. Kol. Sugiyono, Bojonegoro. Tepatnya di potong rambut Madura. Pada saat saya datang ke sana orang yang ingin memotong rambut tidaklah begitu banyak. Namun lama kelamaan orang – orang makin banyak yang berdatangan.
Dari sini masalah mulai muncul. Lantaran orang – orang tidak ada yang mau mengantri dan mereka merasa bahwa dirinya yang datang lebih awal. Bahkan ada seseorang yang sampai berdebat hanya karena antrian. Gara – gara hal tersebut tukang potongnya menjadi bingung ingin memotong rambut siapa.
Saya sempat bertanya ke tukang potongnya, kok bisa sampai begini. Dia menjawab, mungkin karena beberapa minggu ini saya pulang kampung dan kemarin saya baru buka. Lalu ada pengunjung lain yang menanggapi, temannya yang ikut membantu kemana mas kok tidak ada. Dia menjawab, masih pulang kampung biasanya juga tidak seramai ini mungkin orang – orang tidak ada yang tahu kalau saya buka sejak kemarin.
Jika memang pulang kampung dan sudah memiliki langganan banyak, seharusnya si abang paling tidak memberi tulisan di depan tokonya jika libur dan buka kapan. Tidak hanya itu si abang mungkin bisa memberi nomor antrian agar tidak terjadi perdebatan lagi.
Berlian Dwi C.A


  Bojonegoro         

Selasa, 24 Mei 2016

Puisi " Taman Sekolah "

taman sekolah
berada disetiap sudut sekolah
kau begitu indah tuk dipandang
bunga bunga tersenyum menyambut pagi yang datang
ketika musim kemarau datang
daun daun berguguran
merah,kuning,hijau begitulah pemandangan
disaat bunga bermekaran
semua orang menyukaimu
hijau warnamu sejuk udaramu
aroma bunga menyentuh kalbu
membuatku tak ingin beranjak
taman sekolahku
jika aku sudah lulus
kau akan kukenang selalu
terus menerus

Puisi " Taman Nasional Baluran "

desir angin melambai pelan
yang menciptakan kehidupan
di suatu konservasi alam
yaitu taman nasional baluran

berbagai satwa dan tumbuhan bersatu padu
membentuk suatu ekosistem alam
ada yang langka ada pula yang tidak
bermacam warna dan bentuk rupamu

menambah keelokan nusantara
banyak orang datang kemari
baik domestik maupun mancanegara
hanya untuk menyaksikan keindahanmu

tak jarang ulah tangan jail merusakmu
sayang rasanya jika kau rusak
bukan rusak karena alam
tapi karena ulah manusia

mereka orang - orang serakah
tak menaruh kasih kepadamu
yang ia tahu hanyalah enaknya saja
entah bagaimana nasibmu kedepan

Dongeng " Si Kurus dan Harimau Loreng "

Dahulu kala , ada seorang pemuda. Karena badannya sagat kurus ,maka orang-orang sekampungnya menjulukI Si Kurus . Pada suatu hari Si Kurus  akan pergi ke pasar. Sepanjang perjalanan si kurus digodai banyak pemuda. Karena tubuh si kurus yang lemah membuat banyak pemuda senang mempermainkannya. Di tengah jalan ada seorang pemuda memberikan sebuah kado . Si Kurus bertanya kepada pemuda itu, “ dari siapa kado ini ?”. Pemuda itu menjawab dengan enjoynya,” tidak tau dari siapa yang penting isinya”. Begitu Si Kurus membukanya “ Krroook …Wuaaoo…. “Si Kurus kaget setengah mati. Pemuda-pemuda yang menyaksikan, tertawa dengan senangnya melihat Si Kurus kaget sekali.
Pada suatu hari. Pemuda-pemuda sedang merencanakan sesuatu. Ketika Si Kurus lewat di hadapannya, mereka menawarkan kepada  Si kurus pergi ke hutan untuk mencari pohon mangga yang sangat manis buahnya. Si Kurus pun ikut. Sesampainya di hutan ,tiba-tiba ada seekor harimau yang mengaung. Semua lari ketakutan kecuali Si Kurus yang tetap berdiri di tempatnya dengan tenang. Dia menatap  harimau itu , rupanya harimau itu sedang kesakitan karena kakinya terjepit perangkap pemburu. Ia menolong harimau itu , dengan ketulusan hatinya. Si Kurus memberanikan diri menolong harimau itu. Setelah  terbebas dari perangkap itu harimau pun pergi meninggalkan tempat itu dengan kaki terpincang-pincang.
Beberapa hari kemudian terjadi keributan di kampung. Ternyata ada harimau mengamuk. Penduduk  pun panik dan ketakutan. Raja mengumumkan siapa yang dapat menundukkan harimau yang menggangu penduduk akan diangkat menjadi hulubalang. Ternyata tak seorang pun yang berani menyatakan diri .si Kurus memberanikan diri untuk menangkapnya. Malam itu, Si Kurus menunggu di jalan tempat lewatnya harimau itu. Tiba-tiba terdengar suara yang seram dan mendebarkan. Harimau itu pun muncul. Si Kurus dengan tenang menghadapinya. Anehnya, harimau itu tidak menyerang bahkan mendekati Si Kurus dengan jinak . Rupanya itu adalah harimau loreng yang pernah di tolong  oleh Si Kurus.

Diambil dari : buku aku dan kau

Cerpen " Antara Cinta dan Sahabat "


Hidup akan indah bila kita masih memiliki seseorang yang kita sayangi, seperti via, via masih memiliki orang tua yang sayang dengannya dan saudara laki-lakinya yang sangat menggemaskan yang masih kelas 4 SD. Serta tak luput mempunyai seorang sahabat yang baik yang selalu bersama ketika dia duka, lara pun senang. Via mempunyai sahabat dia bernama Mia dan Rahma. Kemana-mana kami selalu bersama seperti layaknya besi dan magnet yang sulit dipisahkan. Mereka pertama kenal ketika pertama MOS dan memulai sekolah di SMA, Ketika itu Rahma duduk sendirian dan tak sengaja Via menghampirinya dan berkenalan. Setelah mereka berbincang-bincang cukup lama datanglah se
orang anak perempuan cantik putih bertahi lalat di bawah bibir yang tipis. Tahi lalatnya itu membuat wajahnya menjadi manis dan disegani oleh kaum Adam. “Hai…. Rahma dah lama nunggunya yah???” kata perempuan itu “Ea… lama banget, kamu dari mana saja???? kata Rahma “Maaf yach aku berangkatnya siang, soalnya bangunnya kesiangan… hehehe” jawab Perempuan yang berbicara dengan Rahma sambil tersenyum. “Oa,untungnya ada Via yang menemani aku di sini, Mi kenalin ini Via teman sekelas kita juga lho. Oya vi kenalin ini teman satu bangku aku namanya Mia” kata Rahma sambil memperkenalkan temannya. “Kenalin aku Via, aku duduknya di samping tembok dekat pintu sama Ovie” kata Via memperkenalkan dirinya kepada Mia. “Aku Mia, low boleh tau lo tinggalnya dimana”?? Tanya Mia kepada Via. “Aku aslinya Banjarharjo, tapi di sini aku ngekost” jawab Via. “Kapan-kapan kita main ke kostnya Via, Gimana,?? Rahma lo juga ikut yach”?? Mia melontarkan pertanyaan kepada Rahma. “Itu ide yang bagus kita selalu kumpul-kumpul bareng di kosannya Via, Gimana kalau kita buat genk saja?” usul Rahma. “Aku setuju dengan pendapatmu. Nanti kita buat kaos yang sama, tapi dipikir-pikir nama genk nya apa yach”?? Mia menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal karena begitu bingungnya. “Tapi maaf teman-teman bukannya gw menolak, tapi aku bener-bener gak setuju dengan pendapat kalian, aku ingin bersahabat dengan kalian. Tapi aku gak suka buat genk-genk seperti itu, takutnya kalau kita buat genk, banyak teman-teman yang benci dan iri.” jelas Via. “Yah Vi, tapi……….” Sebelum Mia melanjutkan pembicaraannya bel sekolah pun berbunyi tanda peserta MOS kumpul di halaman sekolah untuk diberikan arahan dan himbauan dari kepala sekolah. Sungguh ribet dan susah kembali menjadi peserta MOS harus menggunakan kostum planet yang sungguh menyebalkan itu seperti pake kaos kaki yang berbeda,tasnya menggunakan kantong kresek,rambutnya di ikat lebih dari 10 buah,sungguh membosankan dan menyebalkan ketika dimoment-moment MOS seperti ini. Setelah kumpul di lapangan Rahma dan Mia senyum-senyum sendiri, dan aku bingung kenapa mereka senyum-senyum tanpa sebab. Adakah sumbernya kenapa mereka senyum-senyum sendiri. Setelah aku perhatikan ternyata mereka tersenyum ketika melihat kakak Osis. Dan kemudian aku bertanya kepada Rahma,”Rah, kamu dan Mia senyum kenapa??” Tanya Via dengan penasaran. “Asal kamu tau aja ya Vi, aku dan Mia itu ngefans banget sama anak kelas X-2 itu, terus gw jatuh cinta sama cowok itu katanya sih namanya Dana”. jawab Rahma. “Yang mana?” Tanyaku lagi. “Itu yang paling cakep sendiri, Oa aku juga ngefens banget ama kakak OSIS jangan bilang sama Mia yach kalo aku ngasih tau ke kamu, aku itu ngefans banget sama Ka’ Zaenal sedangkan Mia ngefens sama ka’ Adit”. jelas Rahma. “okey, tenang saja Rahma gw pasti gw bisa jaga rahasia ini kok, dijamin gak bakal bocor dech…….” kataku. “Aku percaya kok sama kamu….. halah kaya ember saja bocor… . hehehehe”. Rahma sambil ketawa Ketika asyik berbicara ternyata banyak pengarahan yang diberikan oleh kepala sekolah, sungguh menyesal sekali ku ini tidak mendengarkannya. Padahal banyak manfaatnya bagi kita khususnya bagi pelajar. Setelah beberapa lama kemudian peserta MOS di bubarkan. Via sedang berfikir sepertinya enak sekali rasanya ketika menjadi anak SMA. Sama seperti yang Via rasakan saat ini Via ingin cepat-cepat menggunakan baju putih abu-abu dan agar cepat diresmikan menjadi murid SMA, rasanya lama sekali menunggunya waktu seperti itu. Apalagi, rumahnya sangat jauh dari sekolah sungguh enaknya jauh dari orang tua dan bebas untuk pergi-pergi kemanapun yang kita inginkan bersama teman-teman barunya. Tapi Via harus bisa mengendalikan diri dari pergaulan di zaman edan seperti ini, kalau kita mengikutinya maka kita akan masuk ke dalam jurang neraka yang isinya orang-orang berdosa. Kicauan burung menari-nari di angkasa, Sungguh indah bila ketika memandangnya. Embun pagi menyejukan hati Semerbak wangi mawar membuat segar perasaan kita. Indahya alam ciptaan tuhan yang maha esa, Tak ada yang bisa menandinginya,Karena tuhan adalah sang kholik pencipta alam semesta. Ricuhan murid-murid SMA bagaikan burung-burung yang sedang menyanyi-nyanyi. Murid-murid mulai berdatangan menuju sekolah untuk menuntut ilmu, walaupun ada yang niat sekolah hanya ingin mendapatkan uang jajan dan ingin memiliki banyak teman. Murid-murid berdatangan ada yang naik motor, sepeda, naik bus mini, angkot, diantar orang tuanya menggunakan mobil, adapun jalan kaki. Bel sekolah pun berbunyi sebagai tanda waktu pelajaran dimulai. Murid-murid dengan tenang belajar di sekolah. Hening sepi keadaan di sekolah bagaikan tak berhunikan makluk, Seperti di hutan sepi sunyi. Bel istirahat pun berbunyi, murid-murid bagaikan pasukan burung yang keluar dari sangkarnya menuju kantin gaul bu ijah. Perut mereka terjadi perang dunia ketiga mereka berebut makanan dan cepat-cepat mendahulukan mengambil makanan. Aku tak nafsu untuk pergi ke kantin dan aku beranikan diri pergi ke perpustakaan.Setelah lamanya aku diperpustakaan datanglah seorang cowok ganteng yang diidam-idamakan oleh Rahma sahabatku sendiri. “Hai…….vi kok sendirian saja disini.” kata cowok itu yang bernama Dana. “Yah…. teman-teman aku lagi ke kantin, padahal aku diajak kekantin sama mereka, tapi aku pengennya pergi ke perpustakaan……. hehehe” kataku pada Dana. “Oa…… kamu les di Prima Eta yach??” Tanya Dana. “Eah…..kok kamu tau sich…” jawabku. “Kan aku juga les disitu,terus gw juga sering merhatikan kamu lho!!” kata Dana. “Memang kamu kelas X apa?, kok gw gak pernah lihat kamu?” “Ruang X-B. oa,kamu ruang X-A ya?” “yapz……….” Aku tak ingin dekat-dekat dengan Dana, Tapi aku juga punya perasaan sama Dana aku bingung kalau aku berdekatan sama Dana nanti Rahma cemburu. Kemudian ku pamit sama Dana. “Dan aku mau ke kelas dulu” kataku pada Dana. “Owg…..eah Vi silahkan” Kemudian aku menuju ke kelas, sebelum masuk ke kelas, di jalan aku ketemu Rahma. Aku menyapa Rahma dengan senyuman. Tapi apa yang Rahma kasih padaku, Rahma bersikap sinis. Aku bingung kenapa Rahma bersikap seperti ini kepadaku, Kemudian aku mencari Mia. Aku ingin menanyakan kepada Mia. Tentang sikap Rahma kepadaku. Setelah kutemukan Mia, ku langsung menanyakan kepada Mia. “Mi,aku boleh nanya sesuatu kepadamu gak?” tak sengaja air mataku membanjiri wajahku yang lembut ini. “Nanya tentang apa?” “Tadi aku ketemu Rahma, aku nyapa dia, Tapi dia cuek, malah dia bersikap sinis kepadaku, Apa salahku Mi”. “Apa benar tadi kamu janjian sama Dana di perpustakaan, kok kamu bisa ngehianatin sahabat sendiri sich”. “Mi, tadi itu, aku gak sengaja ketemu Dana di perpustakaan, sumpah aku sebelumnya gak janjian, tolong bantuin aku, untuk jelasin ke Rahma Mi.”Aku memohon ke Mia agar dia bisa bantuin aku untuk jelasin ke Rahma. “yach udah….gimana kalau pulang sekolah gw temuin kalian berdua” “Terserah kamu Mi, yang penting Rahma tidak salah paham sama gw” Kemudian setelah pulang gw nungguin Mia dan Rahma di kantin gaul,setelah beberapa lama aku nungguin munculah mereka dari balik kelas.setelah aku melihat Rahma.Aku langsung peluk Rahma dan aku teteskan air mataku.kemudian aku memohon-mohon agar Rahma mempercayai penjelasin yang diberikan oleh aku padanya. “Rah, plis dengar penjelasan aku, aku gak ada hubungan apa-apa sama Dana, mana mungkin aku ngehianatin sahabat sendiri.” “terus kenapa tadi kalian berdua ketemuan di perpustakaan.” Tanya Rahma. “Aku gak sengaja ketemu di perpustakaan Rah, kalau kamu masih gak percaya, gimana kalau kamu nanya langsung sama Dananya?” “owg………..yach dech aku sekarang percaya kok sama kamu, masa aku percaya sama orang lain daripada sahabat sendiri, maafin aku juga yach Vi,,”. “Memangnya tadi siapa yang bilang sama kamu”. “Sudah, gak usah dibahas, gak penting”. Aku bingung kenapa Rahma langsung maafin aku, padahal aku baru sebentar jelasin kapada Rahma. leganya perasaanku ini. “Makasih Rah”. Kemudian kami pun saling berpelukan rasanya senang banget ketika kami baikan kembali. Setelah pulang sekolah, Aku seperti biasa membuka kembali buku pelajaran. Setelah ku membuka buku, tak sengaja ku temukan secarik kertas yang beramplop. Ku buka perlahan-lahan, tapi kenapa jantungku ikut berdetak lebih kencang. Kubaca perlahan-lahan. Dear Via…. Izinkan aku untuk berkata jujur padamu, Sebelumnya ku minta maaf kalau aku sudah lancang mengirim surat ini. Aku sadar, aku bukan apa-apanya kamu. Aku juga tak pantas memilikimu. Tapi semakin ku pendam perasaan itu, semakin sesak rasanya dadaku ini kalau tak segera ditumpahkan. Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Tapi tiap kali aku ingin melepaskan diri darimu, Tapi tiap kali itu aku ingin semakin kuat untuk memelukmu. Dan aku merasa heran mengapa perasaan ini hanya terjadi padamu, mengapa tak tumbuh pada gasdis-gadis yang lain, Bagi anak-anak lain mungkin menilainya, Mereka lebih cantik darimu? Tetapi ini perasaanku, Aku justru suka padamu tak hanya karena kecantikanmu, Tapi juga karena innerbeauty mu sungguh menarik bagiku. Aku tak ragu lagi memilih gadis semacam kamu. Kamu ini memang tak ada duanya di dunia ini. Sudah beberapa lama ku pendam perasaan ini tapi baru kali ini ku beranikan diri utuk menyatakan kalau aku “CINTA dan SAYANG”sama kamu. Maafkan aku kalau aku tak gentel seperti anak laki-laki lain yang mengutarakan langsung di depan wajah dan bertemu langsung empat mata. Tapi kalau kau mau agar aku langsung mengutarakannya aku akan mencoba, besok kita ketemu pulang sekolah di kelas X-9. Orang yang mencintaimu Adytia Pradana Putra Aku bingung,Aku tak tau harus berbuat apa. Aku bingung memilih salah satu ini CINTA atau SAHABAT. Kata-kata itu selalu menggoyang-goyang pikiranku. Aku punya persaan sama Dana dan aku juga gak mau menyakiti perasaan sahabatku. Kenapa bisa terjadi pada aku, kenapa tidak Mia??? Bukanya aku iri pada Mia, tapi karena perasaan bingung ini jadinya aku tak sadar menyalahkan Mia.... ya tuhan tolonglah diriku ini, aku harus berbuat apa?. Kemudian aku berfikir, aku sudah janji hidup dan matiku akan ku pertaruhkan demi sahabatku yang ku sayang. Aku relakan Dana untuk sahabatku Rahma. Aku tak ingn melihat sahabatku sedih. Aku sudah punya keputusan, aku gak akan terima Dana jadi pacarku, Tapi aku akan bersujud di depan Dana dan bermohon-mohon agar Dana mau jadi pacarnya Rahma. * * * * * * sekian * * * * * * * * cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya....cinta yang sebenarnya adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih tetap menunggunya dengan setia.... cinta yang sebenarnya adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata "aku turut berbahagia untukmu wahai SAHABATKU"

 Read more: http://cerpen.gen22.net/2012/03/antara-cinta-dan-sahabat.html#ixzz2E1pwQwJp

Sabtu, 21 Mei 2016

Sendang Grogolan, Ngunut, Bojonegoro.

http://berliandca.blogspot.com/
Kali ini, saya akan membahas mengenai pemandian atau sendang yang berada di Desa Ngunut, Bojonegoro. Sendang Grogolan ini berada di tengah hutan wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro. Saya pergi ke sendang ini kebetulan pada waktu MOP pramuka smp. Awalnya saya ragu ragu ketika MOP diadakan di tempat tersebut. Itu terjadi karena saya baru pertama kali mendengar tempat tersebut dan teman teman saya juga tidak ada yang tahu. Mungkin itu karena saya atau teman saya yang kurang piknik he.. he.. he...
 Awalnya saya takut kalau tempat itu mengecewakan tapi setelah datang ke sana, dijamin tidak akan kecewa. Waktu saya pergi ke sana, tempatnya sepi banget. Mungkin waktu itu tempatnya kurang ter ekspose tidak seperti sekarang. Selain itu, ada juga mitos dari masyarakat setempat mengenai sendang tersebut. Bahwa kita tidak boleh mengotori air di sendang tersebut misalnya aja kita kencing di sendang tersebut. Khusunya di sendang yang berada di bagian pertama. Kalau tidak salah, sendang tersebut di bagi menjadi 3 bagian. Karena nggak tau namanya, aku nyebutnya di bagian pertama, kedua, dan ketiga. Yang bagian pertama, tempatnya agak dalam dan airnya berwarna biru. Menurut warga setempat,, konon di sana ada penunggunya yang pasti makhluk ghoib. Makanya kita tidak boleh sembarangan di tempat tersebut, katanya sih bisa kena malapetaka. Sekarang lanjut ke bagian kedua, disini airnya tidak terlalu dalam dan berwarna bening. Di bagian ketiga, tempatnya seperti sungai biasa airnya juga tidak dalam. Meski pada musim kemarau, sendang ini tak pernah surut. Sendang ini airnya jernih dan dikelilingi pohon-pohon rindang. Air di sendang ini juga dijadikan penyuplai air baku PDAM Bojonegoro. Untuk menuju ke sendang itu, dari jalan arah Surabaya Bojonegoro kalian masuk kota bojonegoro hingga mentok di tanggul, kalian Ambil ke Arah ke kiri. Ambil untuk ke kecamatan dander. Kira kira sekitar 6 – 7 Km saja dari kota bojonegoro sampai ke kecamatan dander, dan tepatnya sampai di Pasar Kecamatan Dander yang ada di kanan jalan, ketika kalian dari arah utara. Ambil ke kanan, jika kalian bingung mana selatan dan utara. Pas di pasar dander, kalian ambil ke kanan, ke arah wisata Kayangan Api. Iya ke arah tempat wisata kayangan api. Setelah sekitar 2 Km kalian menuju arah ke kayangan api, kalian akan masuk ke desa Ngunut kecamatan Dander. Nah disitu kalian sudah masuk di daerah kawasan itu.Tapi sabar dulu, kalian harus masih menempuh jalan sekitar 1 Km lagi untuk sampai ke wisata . Iya  sekitar 1 Km nanti kalian akan bertemu dengan Bangunan tempat Ibadah Sholat, atau Masjid di sebelah kanan Jalan. Ketika kalian mengetahui masjid itu , kalian ambil ke arah kiri. Kalau dulu mungkin musti tanya ke warga setempat, tapi sekarang sudah ada papan penunjuk lokasi. Disitu tertuliskan menuju ke “SENDANG GROGOLAN” dan benar saja , tak lama kemudian keramaian pun sudah terlihat. Langsung saja parkirkan kendaraan anda, karena tempatnya kini sudah dikelola oleh warga dan pemkab kalian harus bayar ya.. kalau parkir. Jika Mobil seharga 5K dan Motor 2K. 

Pahlawan Bojonegoro R.M. Soejitno

http://berliandca.blogspot.com/#
kali ini saya akan membahas mengenai pahlawan di daerah saya tepatnya di kota Bojonegoro. jika kita mengunjungi alun - alun kota bojonegoro, kita pasti akan melihat patung yang berdiri kokoh tepat di tengah alun alun. tidak enak rasanya jika hanya mengetahui patung pahlawan tersebut tanpa mengetahui siapa tokoh sebenarnya yang dikenang lewat patung itu. langsung saja.
Patung yang terbuat dari kuningan tersebut adalah salah satu figur Pejuang/Pahlawan  dari Bojonegoro yang bernama lengkap RM Soejitno Koesoemobroto, yang gugur pada tanggal 15 Januari 1949 pada saat terjadi pertempuran antara Tentara Republik Indonesia dengan Belanda. Soejitno yang mempunyai nama lengkap RM Soejitno Koesoemobroto ini lahir pada tanggal 4 November 1925. Putra dari RM Koesoemobroto ini mengeyam Pendidikan Dasar (ELS) di Tuban kemudian melanjutkan HOS nya di Surabaya akan tetapi belum sampai lulus kemudian menyelesaikan pendidikan setingkat SMP nya di Tuban. Soejitno adalah seorang sosok yang mempunyai sifat pendiam dan cukup berwibawa, ramah tamah (supel) dan berdisiplin. Setelah itu Soejitno melanjutkan pendidikan di Syodenco (Perwira PETA) di Bogor. Karir Soejitno di awali pada zaman Penjajahan Jepang sebagai perwira PETA (Syodenco) di Dai Ni Daidan Tuban. Kemudian setelah Indonesia merdeka Soejitno masuk BKR, TKR, TRI, TNI di Batalyon Suharto Resimen 30 Divisi V di Tuban. Pada awal tahun 1948 pindah kesatus ke Batalyon 16 Brigade Ronggolawe dengan pangkat Letnan Satu dengan jabatan sebagai Perwira Operasi. Pada tanggal 15 Januari 1949 terjadi pertempuran yang dahsyat sehingga Lettu Soejitno gugur sebagai komando perlawanan di Temayang,  yang di kenal dengan Palagan Temayang. Atas pengabdian dan pengorbanan Lettu Soejitno ini oleh rakyat dan pemerintah kabupaten Bojonegoro, Soejitno di angkat dan di tetapkan sebagai pahlawan daerah Bojonegoro. Sehingga wajib di monumenkan di tengah alun alun.
 Sumber : SEJARAH KABUPATEN BOJONEGORO (Menyingkap Kehidupan Dari Masa ke Masa) 

Rabu, 18 Mei 2016

KAYANGAN API BOJONEGORO



Menurut cerita, Kayangan Api adalah tempat bersemayamnya Mbah Kriyo Kusumo atau Empu Supa atau lebih dikenal dengan sebutan Mbah Pandhe berasal dari Kerajaan Majapahit. Di sebelah barat sumber api terdapat kubangan lumpur yang berbau belerang dan menurut kepercayaan saat itu Mbah Kriyo Kusumo masih beraktivitas sebagai pembuat alat-alat pertanian dan pusaka seperti keris, tombak, cundrik dan lain-lain. Sumber Api, oleh masyarakat sekitarnya masih ada yang menganggap keramat dan menurut cerita, api tersebut hanya boleh diambil jika ada upacara penting seperti yang telah dilakukan pada masa lalu, seperti upacara Jumenengan Ngarsodalem Hamengkubuwana X dan untuk mengambil api melalui suatu prasyarat yakni selamatan/wilujengan dan tayuban dengan menggunakan fending eling-eling, wani-wani dan gunungsari yang merupakan gending kesukaan Mbah Kriyo Kusumo. Oleh sebab itu ketika gending tersebut dialunkan dan ditarikan oleh waranggono tidak boleh ditemani oleh siapapun.

Untuk menuju Lokasi wisata Kayangan Api dapat di tempuh dari Kota Bojonegoro arah selatan (Kira-kira 15Km), sesampainya di Pasar Kecamatan Dander belok ke kanan sudah banyak petunjuk menuju lokasi. Dijadikan sebagai obyek wisata alam dan dijadikan tempat untuk upacara penting yakni Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro, ruwatan masal dan Wisuda Waranggono. Tempat wisata ini telah dibenahi dengan berbagai fasilitas seperti pendopo, tempat jajanan, jalan penghubung ke lokasi dan fasilitas lainnya. Lokasi kayangan api sangat baik untuk kegiatan sebagai lokasi wisata alam bebas (outbound). Dan pada hari-hari tertentu terutama pada hari Jum'at Pahing banyak orang berdatangan di lokasi tersebut untuk maksud tertentu seperti agar usahanya lancar, dapat jodoh, mendapat kedudukan dan bahkan ada yang ingin mendapat pusaka. Acara tradisional masyarakat yang dilaksanakan adalah Nyadranan (bersih desa) sebagai perwujudan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa. Pengembangan wisata alam Kayangan Api diarahkan pada peningkatan prasarana dan sarana transportasi, telekomunikasi dan akomodasi yang memadai.Objek unik yang berlokasi di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, ini makin populer sejak digunakan sebagai lokasi pengambilan api Pekan Olahraga Nasional (PON) XV pada tahun 2000.

Kayangan Api adalah fenomena aneh tapi nyata. "Pertama, api ini tak pernah padam meskipun hujan. Kedua, walaupun ada sumber api yang besar, pohon-pohon di sekitarnya tetap subur. Ketiga, air di Sumur Blekutuk ini ternyata tidak panas meskipun tampak mendidih. Keempat, volume air sumur tersebut stabil sepanjang musim, tak pernah meluap atau kering.

Minggu, 15 Mei 2016

ASAL USUL KOTA BOJONEGORO

Di waktu masa maha raja balitung (th – 910 M) yang menguasai jawa tengah dan jawa timur daerah yang sekarang dikenal dengan nama Bojonegoro belumlah ada. Yang ada hanyalah hutan luas yang di impit oleh pegunungan kapur di sebelah selatan dan utara yang dilewati sungai bengawan solo dan sungai brantas.

Kira-kira tahun 1000 masehi baru hutan ini yang menduduki yaitu orang-orang keratin madang kemulan. Awal mulanya hutan ini diberi nama “Alas Tuo” namaun setelah didatang masyarakat imigran dari jawa tengah. Mulai banyak didirikan desa-desa disekitar hutan. Diantaranya adalah Desa Gadung, Desa dander dan sebagainya. Para pendatang yang mendirikan desa-desa itu membuat masyarakat sendiri berdasarakan hubungan keluarga. Di tiap-tiap masyarakat tersebut terdapat kepala desa. Di antara kepala desa tersebut ada seorang kepala desa yang bernama Ki Rahadi yang menguasai Dukuh Randu Gempol. Akibat masuk kebudayaan hindu yang di terima Ki Rahadi maka cara pemerentahan meniru cara pemerentahan hindu. Nama Ki Raharadi di ubah Rakai Purnawakilan. Dukuh Randu Gempol diubah menjadi kerajaan Hurandhu Purwo (sekarang tempatnya di plesungan kapas). Beliau mengangkat dirinya sendiri menjadi raja yang mempunyai aliran Syiwa. Kerajaan diperluas dari gunung pegat hutan Babatan (sekarang babat) sampai purwosari cepu dan jatirogo (tuban) samapi layaknya benteng pertahanan kerajaan. Pusat kerajaan berlokasi di daerah kedaton (sekrang di daerah kapas).

Jalan propinsi kota bojonegoro (Jl. Gajah Mada, dipenogoro, kartini, AKBP M. suroko samapai jalan jakasa agung suprapto) dulunya masih berupa sungai besar yang sekarang dinamakan sungai bengawan solo yang waktu itu ramai sekali digunakan untuk perdagangan. Tempat raja berburu di desa padang dan sumberarum sekarang. Kerajaan Hurarandu purwa musnah bersamaan dengan hilangnya raja rakai pikatan secara turun menurun.

Di awal abad 19 indonesia berasa dalam kekuasaan pemerentah belanda. Di tahun 1824 ada 3 daerah di sekitar bojonegoro yang belum ikut dalam pemerentahan belanda yaitu daerah:

Kabupaten Mojoranu (dander) yang dipimpin oleh bupati R.T. Sosrodiningrat.
Kabupaten Padangan (desa pasinan) yang di pimpin oleh bupati R.T. Prawirogdo
Kabupaten Baurno (desa kauman) yang dipimpin oleh Bupati R.T. Honggrowikomo

Ketiga buapti ini dalam pengawasan bupati madiun yang bernama R.T Ronggo yang mewakili kerajaan mataram di jawa tengah. Waktu itu nama bojonegoro belum ada. Pemerentahan belanda menginginkan ketiga kabupaten dijadikan satu dan di bentuk kabupaten baru yang ikut dalam wilayah pemerentahan belanda. Untuk keperluan tersebut 3 bupati tersebut diajak musawarah di daerah padangan. Hal ini terjadi tahun 1826. Tapi bupati mojoranu yaitu R.T Sosrodinigrat dapat dijadikan alasan karena sedang berpergian ke desa cabean, daerah rejoso nganjuk. Selama itu pemerentahan kabupaten mojoranu di serahkan kepada pateh demang R. Sumosirjo beserta putra-putrinya yaitu R.M Sosrodilogo dan R.M Surratin yang waktu itu masih didaerah nganjuk. Selama itu pemerantahan kabbupaten mojoranu diserahkan kepada pateh demang R. sumodirjo beserata putra-putranya yaitu R.M Sosrodilogo dan R.M Suratin yang waktu itu masih belajar agama di daerah ngithitik.

Pemerentahan belanda yang melihat untuk menyatuka 3 daerah menjadi gagal, lalu memasang rambu-rambu di wilayah mojoranu dan membuat tandingan yang di beri nama kabupten rajekwesi sekaligus membuat penjara sana. Yang di angkat oleh pemerentahan belanda menjadi bupati rajekwesi yaitu R.T Purwonegoro yang waktu itu masih berstatus bupati probolinggo hanya untuk semestara. Pusat kabupaten waktu itu berlokasi di daerah ngumpak dalem.

Karena pemerentahan di rejekwesi R.T purwonegoro tidak sesuai dengan yang diharapkan belanda maka belanda mengankat R.T joyonegoro menggantikan bapaknya yang di angkat sebagai bupati rajekwesi. Di mada pemerentahan belanda kapubaten mojoranu dianggap tidak ada. Melihat kenyataan yang demikian R.T Sosrodilogo juga mengadakan hubungan dengan pangeran dipenogoro di Mataram.

Disuatu waktu R.T joyonegoro malihat R.M Suratin R.T Sosrodiningrat seebagai bupati mojoranu memakai kebesan kerajaan. Saat itu juga R.M Suratin ditangkap dan dijebloskan ke penjara Rajekwesi. Kejadian itu diketahui R.T Sorodilogo. Setelah berunding dengan patih demangan R. Sumodiroojo dan demang kapoh maka R.T Sosrodilogo meminta bantuan pengeran dipenogoro dari mataram akhirnya dikirm bala bantuan sebanyak 40 orang.

Sengaja di buat lantaran akhirnya terjadi peperangan kecil diantara Mojoranu dan Rajekwesi. Ke 40 oarang dari mataram akhirnya ditwan dan pateh demangan R. Sumodirjo gugur dan dimakamkan di desa bendo (kapas) R.T Sosrodilogo juga dimasukan ke penjara dan dituduh sebagai pemberontak dipenjara di rajekwesi R.T Sosrodilogo bertemu dengan adiknya R.M Suratin. Keduanya akan mengadakan pemberontakan dengan perencanaan yang lebih matang dan rapi.

Akhirnya keduanya bida lepas dari penjara dan peperangan dimulai kembali. Kabupaten Rajekwesi dikepung dari berbagai arah. Dalam peperangan ini patih somodikaran gugur dan dimakamkan di desa yang sekarang disebut desa Sumodikaran (dander). Kekuatan kerajaan rajegwesi melemah. Pasukan mojoranu terus maju dan mendesak pasukan rajekwesi (rajekwesi hancur).

Pada daerah yang msih dikuasai pemerentahan belanda maka belanda mendirikan maracas kecil dan pos-pos pertahanan. Diantaranya di rembang Blora. Rajekwesi, Bancar, Jatirogo, Planturan, Babat, Kapas dll. Pasukan belanda semakin meningkatkan pertahanannya untuk mengimbangi pemberontakan rakyat. Sementra itu pahlawan R.T Sosrodilogo di rajekwesi dan sekitarnya .

Kemenangan Sosrodilogo bersama pengikut merebut rajekwesi akhirnya menimbulkan semangat perlawanan terhadap belanda di daerah lain. Kota Baorno yang diduduki belanda yang berda di perbatasan Surabaya dan tuban meraka kewalahan dan terancam. Pasukan rakyat juga menguasai daerah selatan padangan. Diteruskan kemudian akanmenyerang kota ngawi. Bisa dikatakan diakhiri. Tahun 1827 di daerah rajekwesi di penuhi dengan pemberontakan dan peperangan.

Pahlawan rakyat melawan pemrenthan belnda si awali dari pecahnya oerang di penogoro di mataram pda tahun 1825. R.T Sosrodilogo yang memimpin pasukannya merebut rejekwesi sempat juga di jadikan perwira pasukan kraton Yogyakrata dan pangeran dipenogoro. Perlawanan rakyat juga dialami di kota blora dipimpin oleh Raden Ngabel Tortonoto yang akhirnya menguasai kota blora.

Akhirnya kota rajekwesi dibakar hangus oleh pasukan mojoranu R.T Sosrodilogo bersama pasukannya menguasai semua daerah sekitar kabupaten rejekwesi. Bupati rajekwesi R.T joyonegoro melarikan diri meminta ke bupati sedayu. Sebelum sampai kabupaten sedayu teryata R.T joyonegoro bertemu dengan bupati sedayu di bengawan solo yang sudah siap dengan bala tentaranya yang akan membantu R.T joyonegoro.

Kabupaten sedayu merupakan sekutu rajekwesi yang sama-sama mengakui kekuasaan pemerentahan belanda. Di pinggir daerah rajekwesi bupati sedayu bersama pasukanya mendirikan markas-marakas kecil sementara pasukan lainya diperentah untuk menyerbu kabupaten mojoranu. Sesampai di kabupaten mojoranu pasukan sedayu bertempur dengan pasukan mojoranu. Pasukan sedayu yang berasal dari orang-orang masura dan makasar akhirnya terdesak dan kembali ke markasanya.

Kota rajekwesi akhirnya diduduki oleh R.T Sosrodilogo salah satu kesalahan besar pasukan rakyat adalah setelah mengalami kemenangan dalam peperangan. Banyak dari pasukan itu mau bersenang-senang dahulu sebelum meneruskan peperangan selanjutnya. Hal ini di manfaatkan oleh belanda untuk mengumpulkan dan menata kekuatan kembali.

Bantuan dari belanda mengalir terus menerus ke rembang dan rejekwesi. Pasukan belandaa dari padangan akhirnya dikirim masuk ke kota rajekwesi pasukan rakyat semakin terdesak. mojoranu dapat dikalahkan R.T Sosrodilogo bersama pasukan yang tersisa melarikan diri.

Pada tanggal 26 januari 1828 belanda dapat memasuki kota rajekwesi. R.T Sorodilogo malarikan diri ke arah selatan planturan. Semangat pangikut R.T Sosrodilogo menjadi lemah. Pada tanggal 7 maret 1828 bisa dikatakan pahlawan rakyat di daerah rembang. Rajekwesi dan lain-lain dianggap rampung.

R.T Sosrodilogo bersama saudarannya yaitu raden bagus menjadi buronan oleh pihak belanda. Belanda mengadakan seyembara untuk menangkap kesua orang tersebut. Raden bagus akhirnya diserahkan kepada bupati setempat R.T Sosrodilogo melarikan diri ke jawa tengah dan bergabung dalam peperangan dipenogoro. Namun ahirnya pada tanggal 3 oktober 1828 R.T Sosrodilogo menyerah kepada belanda.

Setelah peperangan usai maka pemerentahan belanda mengundang R.T Sosorodilogo dan bupati sedayu menghadiri pesta besar-besaran (suka-suka bojono) untuk merayakan keberhasilan mengalahkan pasukan mojoranu. Saat itu pula pemerentah belanda mengangkat R.T Joyonegoro menjadi bupati bojonegoro. Nama kabupaten bojonegoro di ambil untuk menggantikan kerajaan rajekwesi yang sudah hancur. BOJO yang berarti bersenang-senang dalam perayaan tersebut. Sedangkan NEGORO berati Negara. Saat itu pemerentahan belanda dipimpin oleh H. Marcus De Kock dengan perangkat Letnan Gubernur Jendar (1826-1830).

R.T Joyonegoro Bupati Bojonegoro 1827-1844.

Berdasarkan cerita pusat kabupaten rejekwesi dulunya terletak di daerah Ngumpak Dalem, maka setelah peperangan dipindah ke daerah boghadung yang terletak di sebelah utara rajekwesi. Berdasarkan pertimbangan pada pejabat waktu itu. Tidak baik mendirikan Negara di lokasi yang sama dengan alas an rejekwesi pernah kalah dalam peperangan mojoranu. Desa Boghadung yang terletak sebelah utara bengawan solo masih ikut darah tuban waktu itu.

Di tahun 1828 bengawan solo sudah terpecah menjadi dua aliran. Desa Boghadung yang tedinya berada di sebelah utara bengawan. Setelah pindah di Boghadung ini kabupaten rajekwesi berubah menjadi nama Bojonegoro.

Di sini di berkembang cerita bahwa kata BO dari bojonegoro diambil dari kata Boghadung yang akhirnya menjadi kata Bojonegoro. Ada pula cerita lain yang mengatkan bahwa bojonegoro berasal dari kata BOJON yang artinya SUGU atau tanah yang diberikan untuk Negara dari daerah Tuban. R.T Joyonegoro beserta keluarganya pindah ke bojonegoro dan pension menjadi bupati bojonegoro pada tahun 1844