![]() |
| http://berliandca.blogspot.com/ |
Awalnya saya takut kalau tempat itu mengecewakan tapi setelah datang ke sana, dijamin tidak akan kecewa. Waktu saya pergi ke sana, tempatnya sepi banget. Mungkin waktu itu tempatnya kurang ter ekspose tidak seperti sekarang. Selain itu, ada juga mitos dari masyarakat setempat mengenai sendang tersebut. Bahwa kita tidak boleh mengotori air di sendang tersebut misalnya aja kita kencing di sendang tersebut. Khusunya di sendang yang berada di bagian pertama. Kalau tidak salah, sendang tersebut di bagi menjadi 3 bagian. Karena nggak tau namanya, aku nyebutnya di bagian pertama, kedua, dan ketiga. Yang bagian pertama, tempatnya agak dalam dan airnya berwarna biru. Menurut warga setempat,, konon di sana ada penunggunya yang pasti makhluk ghoib. Makanya kita tidak boleh sembarangan di tempat tersebut, katanya sih bisa kena malapetaka. Sekarang lanjut ke bagian kedua, disini airnya tidak terlalu dalam dan berwarna bening. Di bagian ketiga, tempatnya seperti sungai biasa airnya juga tidak dalam. Meski pada musim kemarau, sendang ini tak pernah surut. Sendang ini airnya jernih dan dikelilingi pohon-pohon rindang. Air di sendang ini juga dijadikan penyuplai air baku PDAM Bojonegoro. Untuk menuju ke sendang itu, dari jalan arah Surabaya Bojonegoro kalian masuk kota bojonegoro hingga mentok di tanggul, kalian Ambil ke Arah ke kiri. Ambil untuk ke kecamatan dander. Kira kira sekitar 6 – 7 Km saja dari kota bojonegoro sampai ke kecamatan dander, dan tepatnya sampai di Pasar Kecamatan Dander yang ada di kanan jalan, ketika kalian dari arah utara. Ambil ke kanan, jika kalian bingung mana selatan dan utara. Pas di pasar dander, kalian ambil ke kanan, ke arah wisata Kayangan Api. Iya ke arah tempat wisata kayangan api. Setelah sekitar 2 Km kalian menuju arah ke kayangan api, kalian akan masuk ke desa Ngunut kecamatan Dander. Nah disitu kalian sudah masuk di daerah kawasan itu.Tapi sabar dulu, kalian harus masih menempuh jalan sekitar 1 Km lagi untuk sampai ke wisata . Iya sekitar 1 Km nanti kalian akan bertemu dengan Bangunan tempat Ibadah Sholat, atau Masjid di sebelah kanan Jalan. Ketika kalian mengetahui masjid itu , kalian ambil ke arah kiri. Kalau dulu mungkin musti tanya ke warga setempat, tapi sekarang sudah ada papan penunjuk lokasi. Disitu tertuliskan menuju ke “SENDANG GROGOLAN” dan benar saja , tak lama kemudian keramaian pun sudah terlihat. Langsung saja parkirkan kendaraan anda, karena tempatnya kini sudah dikelola oleh warga dan pemkab kalian harus bayar ya.. kalau parkir. Jika Mobil seharga 5K dan Motor 2K.







0 komentar:
Posting Komentar